Sabtu, 17 April 2021 Portal Berita Entrepreneur

Inilah 10 Wanita Terkaya di Dunia, Pewaris L'Oreal hingga Janda dari Raja Kasino Dunia

Foto Berita Inilah 10 Wanita Terkaya di Dunia, Pewaris L'Oreal hingga Janda dari Raja Kasino Dunia
WE Entrepreneur, Jakarta -

Daftar Forbes mencatat dari AS hingga China, sebanyak 328 wanita masuk daftar miliarder Forbes, naik dari 241 tahun lalu. Wanita dalam daftar tersebut memiliki kekayaan kolektif sebesar USD1,53 triliun, meningkat hampir 60% selama setahun terakhir. Secara kolektif menambahkan USD570,7 miliar ke kekayaan mereka, sebagian besar karena rebound pasar saham di seluruh dunia.

Pendatang baru ialah salah satu pendiri Bumble yang berusia 31 tahun, Whitney Wolfe Herd, yang baru saja mempublikasikan perusahaan dating apps-nya. Ia menjadi CEO wanita termuda di AS dengan kekayaan USD1,3 miliar. Wolfe Herd adalah salah satu dari 63 wanita yang bergabung dalam daftar Miliarder Dunia tahunan Forbes untuk pertama kalinya pada tahun 2021.

Baca Juga: Bertahan 4 Tahun Berturut-turut, Jeff Bezos Betah Jadi Orang Terkaya Dunia dengan Harta Rp2.566 T

Wanita terkaya di dunia, pewaris L'Oreal Françoise Bettencourt Meyers, mencetak keuntungan dolar terbesar di antara wanita yang kekayaannya terikat pada saham publik. Harga saham L'Oreal, di mana dia dan keluarganya memiliki 33% saham, naik hampir 40% sejak Maret lalu, membantu menambah USD24,7 miliar ke kekayaan bersih Bettencourt. Berikut daftar lengkap 10 wanita terkaya di dunia tahun 2021 versi Forbes yang dilansir di Jakarta, Rabu (7/4/21):

1. Françoise Bettencourt Meyers

Bettencourt Meyers mewarisi kekayaannya dari ibunya, Liliane Bettencourt yang meninggal pada tahun 2017 silam. Ayahnya, Eugene Schueller, mendirikan raksasa kosmetik L'Oréal.

Keuntungan perusahaan pada penjualan tahun 2020 turun 6% sehingga 'hanya' senilai USD33,6 miliar (Rp). Namun saham mereka melonjak 38% berkat pulihnya permintaan kosmetik, terutama untuk produk perawatan kulit. Bettencourt Meyers telah menjabat sebagai dewan direksi L'Oreal sejak 1997. Hari ini, kekayaan bersihnya mencapai USD73,6 miliar (Rp1.067 triliun).

2. Alice Walton

Putri Sam Walton, Alice Walton kehilangan posisinya sebagai wanita terkaya di dunia karena Françoise Bettencourt Meyers, tetapi masih memperoleh USD7,4 miliar pada tahun lalu, berkat saham Walmart yang naik lebih dari 5% sejak pertengahan Maret 2020. Alhasil, harta kekayaannya kini mencapai USD61,8 miliar (Rp896 triliun).

Raksasa ritel ini memperkenalkan pengiriman gratis sebagai bagian dari program keanggotaan seperti Amazon Prime, membantu meningkatkan penjualan online 69% dalam setahun hingga Januari.

3. MacKenzie Scott

MacKenzie Scott yang pernikahannya dengan pendiri Amazon Jeff Bezos kandas pada 2019, menjadi dermawan pandemi terbesar dengan memberikan USD5,8 miliar dalam bentuk hibah kepada 500 organisasi nirlaba di seluruh AS. Scott mendukung tujuan termasuk kesetaraan rasial, hak LGBTQ + dan kesehatan masyarakat. Dia baru-baru ini menikah lagi, dan suaminya, guru sains Dan Jewett, mengikuti janjinya pada tahun 2019 untuk memberikan sebagian besar kekayaannya yang justru semakin berlipat ganda menjadi USD53 miliar (Rp768 triliun).

4. Julia Koch

Janda dari David Koch, Julia Koch dan anak-anaknya memiliki 42% saham dalam bisnis keluarga, Koch Industries yang merupakan perusahaan swasta per pendapatan terbesar di Amerika tahun lalu. Julia Koch kini duduk di dewan direksi konglomerat senilai USD115 miliar (penjualan 2019). Hari ini harta kekayaan wanita 58 tahun itu mencapai USD46,4 miliar (Rp672 triliun).

5. Miriam Adelson

Miriam Adelson kini menguasai 56% saham operator kasino Las Vegas Sands yang sebelumnya dimiliki oleh suaminya, Sheldon Adelson, yang meninggal pada Januari lalu. Karena itu, harta sebanyak USD38,2 miliar (Rp553 triliun) menjadi miliknya. Pada tahun 2020, perusahaan kehilangan USD985 juta pada kuartal kedua tahun 2020 karena dua kasino dan resor Vegas ditutup akibat lockdown selama pandemi.

Kasino dibuka kembali pada Juni 2020, tetapi bisnis tersebut mengakhiri tahun dengan kerugian bersih USD1,69 miliar, dibandingkan dengan laba USD2,7 miliar pada tahun sebelumnya. Las Vegas Sands mengumumkan pada bulan Maret bahwa mereka menjual properti Vegasnya seharga USD6,25 miliar untuk fokus di Asia; bisnisnya jauh lebih besar di Macao.

6. Jacqueline Mars

Jacqueline Mars dan saudara laki-lakinya John, masing-masing memiliki sekitar sepertiga dari Mars Incorporated, perusahaan permen, perawatan hewan peliharaan, dan makanan yang nilai valuasinya mencapai USD40 miliar. Perusahaan ini didirikan oleh Jacqueline dan kakek John, Frank C. Mars, pada tahun 1911. Pada November 2020, Mars Incorporated mengakuisisi pembuat snack bar, KIND North America, dengan harga yang dirahasiakan, tiga tahun setelah mengambil saham minoritas. Harta kekayaan Jacqueline Mars kini mencapai USD31,3 miliar (Rp453 triliun).

7. Yang Huiyan

Yang Huiyan memiliki sekitar 58% dari pengembang real estate Country Garden Holdings yang berbasis di China. Ayahnya, sang pendiri, telah mengalihkan ekuitasnya dalam bisnis ini sejak 2007. Sahamnya turun hampir 14% karena pandemi meski demikian harta kekayaan wanita 39 tahun ini tetap mencapai USD29,6 miliar (Rp429 triliun). Yang juga mengetuai firma pendidikan Bright Scholar Education Holdings yang terdaftar di AS.

8. Susanne Klatten

Penjualan mobil berhasil pulih dari kemerosotan pada awal pandemi, yang menyebabkan peningkatan kekayaan pewaris BMW sebesar USD10,9 miliar menjadi USD27,7 miliar (Rp401 triliun). Produsen mobil Jerman itu melaporkan pendapatan hampir USD119 miliar pada tahun 2020 dan harga sahamnya meningkat lebih dari 93% sejak pertengahan Maret 2020.

Wanita 58 tahun itu mewarisi 19,1% sahamnya di BMW dari mendiang ibunya, Johanna Quandt, yang menikah dengan Herbert Quandt, mengarahkan BMW ke sukses di pasar kendaraan mewah. Seorang investor dengan M.B.A., Klatten membantu mengubah Altana AG milik kakeknya, yang semuanya dia miliki, menjadi perusahaan bahan kimia khusus kelas dunia.

9. Gina Rinehart

Gina Rinehart adalah orang terkaya Australia. Ia merupakan ketua perusahaan pertambangan dan pertanian Hancock Prospecting Group, yang didirikan oleh ayahnya, penjelajah bijih besi, Lang Hancock. Industri bijih besi telah terkena dampak pandemi pada awal 2020 tetapi pasar telah pulih sejak itu sehingga membantu meningkatkan nilai dari perkiraan 77% sahamnya di grup. Kekayaan Rinehart hari ini mencapai USD23,6 miliar (Rp342 triliun).

10. Iris Fontbona

Iris Fontbona masuk kembali ke dalam daftar 10 besar wanita terkaya di dunia setelah kekayaan bersihnya turun pada awal tahun 2020. Dia adalah janda dari Andrónico Luksic yang membangun kekayaan pertambangan dan minuman.

Wanita 78 tahun ini bersama anak-anaknya mengendalikan perusahaan pertambangan Chili Antofagasta, yang mencatat penjualan USD5,1 miliar pada tahun 2020. Fontbana juga memiliki saham mayoritas di Quiñenco, konglomerat Chili publik yang aktif di bidang perbankan, bir, dan manufaktur sehingga harta kekayaannya mencapai USD23,3 miliar (Rp337 triliun).

Tag: miliarder, Orang Terkaya, Forbes

Penulis/Editor: Fajria Anindya Utami

Foto: Reuters