Kamis, 29 Oktober 2020 Portal Berita Entrepreneur

Hartanya Genap Rp44 T, Pewaris Burger Ini Sukses Lebarkan Sayap di Seluruh AS!

Foto Berita Hartanya Genap Rp44 T, Pewaris Burger Ini Sukses Lebarkan Sayap di Seluruh AS!
WE Entrepreneur, Jakarta -

Restoran cepat saji Amerika, In-N-Out Burger pertama kali dibuka di Baldwin Park, California pada tahun 1948. Pendirinya adalah Harry Snyder dan istrinya Esther, keduanya bekerja sepanjang waktu untuk menyediakan restoran yang awalnya hanya kios hamburger seluas 10 kaki.

Kini, restoran tersebut dilanjutkan oleh cucu mereka yakni Lynsi Snyder. Di bawah kepemimpinan Lynsi Synder, restoran semakin tumbuh hingga memiliki lebih dari 300 cabang di seluruh negeri! Berkat itu juga menurut Forbes, Lynsi memiliki harta yang mencapai USD3 miliar (Rp44 triliun)

Baca Juga: Memanas!! Pewaris Huawei Buktikan Dirinya Tak Bersalah di Persidangan AS

Dilansir dari Good Day LA di Jakarta, Rabu (30/9/2020) setelah Lynsi mengambil alih bisnis keluarga pada tahun 2010, dia mengatakan bahwa dia senang mengatasi banyak tantangan bisnis. Ia bahkan bangga atas semua pengambilan keputusannya untuk visi dan komitmen yang pertama kali dibangun kakek neneknya di dalam perusahaan di masa lalu.

"Kakek saya adalah seorang pekerja yang sangat keras yang sangat menyukai kualitas," kata Lynsi.

Lynsi mengatakan bahwa kakeknya hanya memilih daging, keju, dan hasil bumi dengan kualitas terbaik untuk pelanggannya. Neneknya selalu setia mendampingi dan sama-sama berkomitmen pada kualitas dan selalu memastikan In-N-Out diperlakukan seperti keluarga.

Selain itu, Lynsi juga mengungkap betapa kakeknya sangat dermawan. In-N-Out Burger Foundation masih menjalankan visinya hingga hari ini.

Bertahun-tahun lalu, Esther Snyder dan putranya Rich mendirikan Yayasan Pelecehan Anak, yang kemudian menjadi In-N-Out Burger Foundation. Upaya yayasan adalah dengan membantu memberikan perawatan, tempat penampungan darurat, pengasuhan dan intervensi dini untuk anak-anak yang membutuhkan.

Dan, semua biaya administrasi ditanggung oleh In-N-Out, sehingga setiap dolar yang terkumpul oleh yayasan bisa langsung masuk ke anak yang membutuhkan.

"Saya sangat diberkati memiliki pemimpin keluarga yang begitu hebat datang sebelum saya," kata Lynsi.

Sebelum menjadi CEO, Lynsi  pernah bekerja di klinik dokter gigi teman ayahnya sebagai resepsionis. Ia resmi menjadi pewaris In-N-Out di usianya yang masih muda yakni 24 tahun setelah neneknya meninggal.

Tag: Lynsi Snyder, miliarder

Penulis/Editor: Fajria Anindya Utami

Foto: Twitter/Forbes