Rabu, 28 Juli 2021 Portal Berita Entrepreneur

Gak Main-Main, Bos Twitter Umumkan Proyek Pembayaran Bitcoin Buatannya Bakal Selesai!

Foto Berita Gak Main-Main, Bos Twitter Umumkan Proyek Pembayaran Bitcoin Buatannya Bakal Selesai!
WE Entrepreneur, Jakarta -

Bos Twitter Jack Dorsey telah mengganti posisi Elon Musk sebagai pemenang miliarder di kancah mata uang kripto, seperti Bitcoin. Ini karena Jack Dorsey yang merupakan pendukung bitcoin, telah mengungkapkan bahwa "hanya masalah waktu" sebelum akhirnya Twitter atau proyek jaringan sosial terdesentralisasinya, Bluesky, mengintegrasikan pembayaran bitcoin.

"Hanya masalah waktu untuk membangun lightning network bitcoin [jaringan kilat bitcoin] ke BlueSky atau Twitter," ujar Dorsey sebagaimana dikutip dari Forbes di Jakarta, Senin (14/6/21).

Jaringan kilat memungkinkan bitcoin dikirim melalui protokol pembayaran yang dibangun di atas blockchain bitcoin. Mereka juga dirancang untuk membantu skala jaringan, mengurangi biaya, dan mempercepat transaksi.

Baca Juga: Dukung Bitcoin Sepanjang Hayat, Jack Dorsey Fokus Jadikan Bitcoin Mata Uang Asli di Internet!

Ketertarikan pada jaringan kilat ini telah mendapat dorongan berkat berita El Salvador yang akan menggunakannya untuk memfasilitasi pengeluaran bitcoin secara online dan secara langsung, sekarang bitcoin adalah mata uang resminya bersama dengan dolar AS.

Dorsey adalah penggemar Bitcoin yang setia. Dia mengatakan, jika dirinya tidak di Twitter atau Square, dia akan mengerjakan bitcoin. Bahkan, Dorsey menyebut bahwa Bitcoin pada akhirnya akan lebih berkuasa dari bank.

Dorsey telah berulang kali mendukung bitcoin selama beberapa tahun terakhir, ia mengklaim bitcoin memiliki potensi untuk menjadi satu-satunya mata uang dunia pada tahun 2030 dalam wawancara tahun 2018 dengan surat kabar Times of London.

Pekan lalu, Musk tampaknya semakin menjauhkan diri dari bitcoin setelah membatalkan dukungan bitcoin Tesla karena penilaiannya terkait masalah lingkungan.

Tag: Jack Dorsey, Bitcoin, Twitter

Penulis/Editor: Fajria Anindya Utami

Foto: CNBC