Kamis, 04 Maret 2021 Portal Berita Entrepreneur

Ketika Warganet Ragu Akan Kemunculan Jack Ma: Pasti Ada Sesuatu!

Foto Berita Ketika Warganet Ragu Akan Kemunculan Jack Ma: Pasti Ada Sesuatu!
WE Entrepreneur, Jakarta -

Kemunculan Jack Ma usai menghilang hampir 3 bulan tampaknya tak membuat banyak orang senang. Jack Ma memang hanya muncul melalui pertemuan video, hal itu pun membuat banyak orang berspekulasi ada 'sesuatu' di balik kemunculan Jack Ma ini.

Bahkan, tak sedikit warganet yang tidak percaya dengan kemunculan Jack Ma dalam acara "Penghargaan Guru Pedesaan Jack Ma" melalui video meeting bersama dengan 100 guru pedesaan dari seluruh negeri pada Rabu (20/1/2021).

Akun Twitter Global Times membagikan video berdurasi 50 detik yang berisikan sambutan dari Jack Ma dalam acara penghargaan tersebut. Namun, netizen meragukan keaslian Jack Ma.

Baca Juga: Kemunculan Jack Ma Tetap Bikin Investor Ketar-Ketir, Katanya: Kami Butuh Kepastian!

"Siapa yang percaya bahwa dia bebas dan bahwa dia tidak berada dalam semacam tahanan. Berlebihan kalau bilang triliuner ini muncul kembali. Videonya saja yang muncul. Tak ada yang tahu kapan dan di mana video itu direkam," tulis netizen bernama Smita Prakash

"Dari video berkualitas rendah di era citra yang dihasilkan AI (artificial intelligence), sulit untuk memutuskan apakah itu orang sungguhan," tulis akun @krishaamer.

"Kelihatannya Jack Ma lelah takut dan membaca naskah. Sepertinya dia sedang ditahan," sebut netizen yang lain.

Dan masih banyak lagi komentar miring tentang kemunculan Jack Ma. Meski demikian, banyak juga netizen yang menyambut baik kemunculan Jack Ma.

Mereka juga yakin Jack Ma tidak dihukum, melainkan memilih bungkam. Ada juga yang menyebut bahwa kabar menghilangnya Jack Ma terlalu dilebih-lebihkan media barat.

Ini adalah kemunculan pertama sang pendiri Alibaba usai menghilang pada bulan Oktober 2020 silan. Hilangnya Ma dari pandangan publik selama hampir tiga bulan memicu spekulasi tentang keberadaannya. Hal ini karena Jack Ma sempat membuat regulator keuangan hingga Presiden China Xi Jinping murka terkait pidatonya yang mengkritik perbankan China.

Tag: Jack Ma, Alibaba Group Holding Limited, Ant Group

Penulis/Editor: Fajria Anindya Utami

Foto: Reuters