Minggu, 12 Juli 2020 Portal Berita Entrepreneur

Dikenal Dermawan, Miliarder Twitter Gelontorkan Dana Rp42 M untuk Lawan Rasisme di AS!

Foto Berita Dikenal Dermawan, Miliarder Twitter Gelontorkan Dana Rp42 M untuk Lawan Rasisme di AS!
WE Entrepreneur, Jakarta -

Miliarder Twitter, Jack Dorsey memang dikenal sebagai sosok yang hobi berdonasi. Ia baru-baru ini mendonasikan USD 3 juta (Rp42,5 miliar) kepada mantan pemain NFL organisasi Colin Kaepernick, Know Your Rights Camp.

Dorsey menunjukkan bahwa ia adalah eksekutif teknologi yang berdonasi kepada organisasi anti-rasis di tengah protes atas pembunuhan George Floyd, seorang pria kulit hitam di Minneapolis.

Baca Juga: Mayweather Akan Tanggung Biaya Pemakaman George Floyd

Sebagaimana diketahui, video seorang polisi kulit putih berlutut hingga mencekik leher Floyd selama hampir 9 menit sementara dia memohon karena tidak bisa bernapas. Video itu pun dibagikan secara luas di media sosial, memicu demonstrasi di seluruh dunia.

Selain itu, sebagaimana dilansir dari CNBC di Jakarta, Kamis (4/6/2020)  Dorsey juga berani menentang Presiden Donald Trump melalui platform Twitter-nya yang melabeli cuitan Donald Trump "Ketika penjarahan dimulai, penembakan dimulai." melanggar kebijakan karena dianggap glorifikasi kekerasan.

Kaepernick terkenal saat ia bermain untuk San Francisco 49ers, di mana ia berlutut selama lagu kebangsaan sebagai protes atas pembunuhan polisi terhadap orang kulit hitam. Organisasi Kapernick mendidik kaum muda tentang hak-hak mereka.

Donasi ini disebutkan Dorsey akan membantu memajukan pembebasan dan kesejahteraan komunitas Black and Brown melalui pendidikan, pemberdayaan diri, mobilisasi massa untuk mengangkat generasi pemimpin perubahan berikutnya.

Dorsey kini menjadi salah satu dari para petinggi eksekutif teknologi lainnya yang memberikan dukungan kepada organisasi setelah pembunuhan Floyd.

Sebelumnya CEO Google Sundar Pichai mengatakan pada hari Rabu perusahaan akan menyediakan USD 12 juta dalam pendanaan untuk organisasi yang bekerja untuk mengatasi ketidaksetaraan rasial.

Tag: Jack Dorsey, Twitter

Penulis/Editor: Fajria Anindya Utami

Foto: Reuters/Chris Wattie