Senin, 14 Juni 2021 Portal Berita Entrepreneur

Mark Zuckerberg Jadi Miliarder Teknologi Paling Dibenci saat Ini, Kenapa?

Foto Berita Mark Zuckerberg Jadi Miliarder Teknologi Paling Dibenci saat Ini, Kenapa?
WE Entrepreneur, Jakarta -

Di antara banyak miliarder dan jutawan di dunia, Mark Zuckerberg menjadi salah satu orang yang paling dibenci saat ini. Pasalnya, CEO Facebook ini hampir selalu memiliki pemberitaan negatif setiap minggu.

Meski Bill Gates dan Jeff Bezos jauh lebih kaya darinya, Zuckerberg tetap menjadi wajah Teknologi Besar yang ingin menghancurkan tatanan dunia. Terlebih, Facebook dan Zuckerberg telah dituduh mencurangi pemilihan dan menjatuhkan pemerintah.

Baca Juga: Mantap Betul! Harta Kekayaan Mark Zuckerberg Naik Rp115 Triliun Hanya dalam Satu Minggu!

Dilansir dari Yahoo Finance di Jakarta, Selasa (18/5/21) mengingat Zuckerberg menjadi wajah dari Facebook, dapat diasumsikan bahwa Zuckerberg telah menerima beberapa ancaman. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika perusahaannya menghabiskan banyak uang untuk keamanan Zuckerberg dan keluarga.

Sebagai perusahaan publik, Facebook wajib membagikan semua informasi dengan Securities and Exchange Commission atau SEC setiap tahun. Pengajuan terbaru mengungkapkan betapa banyak uang yang dihabiskan Facebook untuk keamanan Mark Zuckerberg dan keluarganya.

Secara teknis, Mark Zuckerberg tidak menghabiskan uang apa pun untuk keamanannya. Apalagi, ia hanya digai 1 dolar AS. Facebook-lah yang menjamin kemanan sang pendiri. Menurut pernyataan proxy yang diajukan Facebook ke SEC pada April 2021, Facebook mengungkapkan bahwa mereka menghabiskan lebih dari USD23 juta (Rp328 miliar) tahun lalu saja. 

Menurut pernyataan, Zuckerberg mendapat keamanan sedemikian ketat karena ia identik dengan perusahaan, sentimen negatif apa pun terkait Facebook dikaitkan dan sering dialihkan ke Zuckerberg.

Facebook biasanya meninjau program keamanan pejabat seniornya setiap tahun. Pengajuan tersebut juga mengungkapkan bahwa biaya kemanan naik lebih dari dua kali lipat dari tahun lalu ketika Facebook menghabiskan sekitar USD10,4 juta untuk memastikan keamanan CEO-nya. Tahun ini biaya naik USD13 juta.

Facebook mengatakan bahwa alasan kenaikan biaya terutama didorong oleh protokol perjalanan COVID-19 dan pemilu AS 2020 ketika cakupan keamanannya meningkat berlipat ganda. Pengajuan tersebut juga mengungkapkan bahwa ada periode lain dengan peningkatan risiko keamanan tetapi belum mengungkapkan periode tersebut.

Perusahaan membenarkan pengeluaran tersebut karena mereka merasa perlu mengingat ancaman yang diterima Zuckerberg.

Pengajuan proxy juga mengungkapkan bahwa perusahaan bermaksud menawarkan keamanan pribadi kepada direktur non-karyawan pada kesempatan tertentu, karena mereka berada di bawah pengawasan hanya karena bertugas di dewan Facebook. Termasuk keamanan beberapa direktur non-karyawan hingga Januari dan Februari tahun ini usai serangan di Gedung Capitol AS pada 6 Januari.

Tag: Mark Zuckerberg, Facebook

Penulis/Editor: Fajria Anindya Utami

Foto: Reuters/Adnan Abidi