Rabu, 28 Juli 2021 Portal Berita Entrepreneur

Apa Itu Marketing Communication?

Foto Berita Apa Itu Marketing Communication?
WE Entrepreneur, Jakarta -

Marketing communication dapat didefinisikan sebagai metodologi dan taktik yang diadopsi oleh perusahaan untuk menyampaikan pesan dengan cara yang unik dan kreatif kepada pelanggan mereka yang sudah ada dan calon pelanggan untuk menawarkan produk dan layanan mereka. Komunikasi pesan yang dilakukan bersifat langsung atau tidak langsung dengan maksud untuk membujuk pelanggan agar melakukan pembelian produk dan layanan tertentu.

Berbagai saluran dan platform komunikasi pemasaran meliputi promosi Google, iklan cetak, iklan televisi, pemasaran media sosial, pelatihan PR, blogging, pemasaran konten, dan partisipasi dalam pameran.

Baca Juga: Apa Itu Comparative Advertising?

Marketing communication terdiri dari dua istilah, yaitu pemasaran dan komunikasi. Sebelum kita mempelajari lebih dalam mengenai marketing communication, mari kita pelajari terlebih dahulu tentang pemasaran dan komunikasi secara terpisah.

Pemasaran terdiri dari kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk meningkatkan penjualan produk. Untuk melakukan ini, mereka dapat memilih berbagai metode seperti periklanan, riset pasar, menulis email kepada mereka, menggunakan strategi pemasaran influencer, menerapkan desain grafis yang bisa menarik perhatian, slogan atau frasa yang menarik, dan lain sebagainya. Tujuan utama pemasaran adalah untuk menarik perhatian pelanggan potensial dengan menggunakan berbagai teknik promosi.

Sementara istilah kedua, komunikasi adalah tindakan berbagi atau bertukar informasi dari satu entitas ke entitas lain menggunakan beberapa jenis media seperti menulis, berbicara, dan lainnya. Komunikasi dapat terjadi antara dua pihak atau lebih karena komunikasi tidak lengkap tanpa adanya satu pihak lainnya.

Marketing communication dapat didefinisikan sebagai penggunaan berbagai saluran komunikasi seperti media cetak, radio, televisi, e-mail, acara, brosur, dan lainnya untuk memenuhi tujuan pemasaran. Ada berbagai metode komunikasi pemasaran yang bisa dipilih.

Jenis-Jenis Strategi Marketing Communication?

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, strategi komunikasi pemasaran mendefinisikan seluruh rangkaian kegiatan yang akan Anda lakukan untuk memasarkan produk Anda. Ini mencakup semuanya, mulai dari pemasaran berbayar hingga hubungan media (PR).

Setiap strategi marketing communication terpadu (IMC) harus memiliki tiga prinsip panduan sebagai berikut:

Brand alignment: Saluran pemasaran apa pun yang Anda pilih harus memiliki persepsi yang sama dengan brand Anda. Misalnya, jika Anda menjual sepatu lari, bangun hubungan dengan jurnalis dari majalah olahraga, bukan dengan mereka yang menulis di rubrik otomotif.

Customer alignment: Ikuti aturan tertua dalam pemasaran–'hadirlah di tempat pelanggan Anda sudah berada'. Pilih saluran di mana konsumen Anda sudah aktif. Jika Anda menargetkan generasi milenial yang lebih muda, Anda harus beriklan di platform media sosial seperti Instagram, bukan Facebook, dan tentu saja bukan di TV.

Budget alignment: Pilih saluran pemasaran yang sesuai dengan anggaran Anda. Jika Anda tidak memiliki anggaran, Anda bisa mencetak iklan brosur dan menempelkannya di tempat yang strategis. Akan tetapi, mungkin Anda bisa mendapatkan press mention gratis di situs web tertentu dengan menghubungi para jurnalis.

Rencana pemasaran perusahaan besar mana pun akan memiliki beberapa kampanye di beberapa saluran secara bersamaan. Kombinasi dari semua saluran ini– PPC, media sosial, iklan di TV, cetak, radio, dan lainnya– disebut "bauran pemasaran" dari strategi marketing communication Anda.

Namun, bisnis yang lebih kecil biasanya berpegang pada satu atau dua saluran pemasaran untuk menjangkau target pelanggan mereka. Jika tidak, Anda berisiko untuk menghabiskan anggaran dan fokus Anda.

Elemen Penting pada Marketing Communication

Periklanan: Ini adalah metode berbayar tidak langsung yang digunakan oleh perusahaan untuk memberi tahu pelanggan tentang barang dan jasa mereka melalui televisi, radio, media cetak, situs web online, dan lainnya. Periklanan adalah salah satu metode bauran komunikasi yang paling banyak digunakan untuk memberikan informasi lengkap tentang produk dan layanan perusahaan sehingga dapat dikomunikasikan dengan mudah dengan cakupan target audiens yang besar.

Baca Juga: Apa Itu Branded Content?

1. Promosi Penjualan: Promosi penjualan mencakup beberapa insentif jangka pendek untuk membujuk pelanggan agar memulai pembelian barang dan jasa. Teknik promosi ini tidak hanya membantu dalam mempertahankan pelanggan yang sudah ada, tetapi juga menarik pelanggan baru dengan manfaat tambahan. Rabat, diskon, payback, skema beli satu gratis satu, kupon, dan lainnya adalah beberapa alat promosi penjualan yang efektif.

2. Sponsor Acara: Beberapa perusahaan mensponsori acara seperti olahraga, hiburan, acara non-profit atau komunitas dengan tujuan untuk memperkuat brand mereka di benak pelanggan dan menciptakan hubungan jangka panjang dengan mereka.

Nama perusahaan yang mensponsori acara tersebut dapat dilihat pada poster yang ditempel di tembok, kaus pemain, piala, penghargaan di acara hiburan, dan lainnya.

3. Hubungan Masyarakat dan Publisitas: Perusahaan melakukan beberapa kegiatan sosial dengan tujuan untuk menciptakan citra brand yang positif di pasar. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan perusahaan seperti membangun fasilitas umum, menyumbangkan sebagian dari pembelian mereka untuk pendidikan anak, menyelenggarakan kamp donor darah, menanam pohon, dan lainnya adalah beberapa langkah umum untuk meningkatkan Hubungan Masyarakat.

4. Pemasaran Langsung: Dengan perkembangan teknologi, perusahaan bisa memanfaatkan e-mail, faks, telepon seluler untuk berkomunikasi langsung dengan calon pelanggan tanpa melibatkan pihak ketiga di antaranya.

5. Pemasaran Interaktif: Pemasaran Interaktif baru-baru ini mendapatkan popularitas sebagai alat komunikasi pemasaran, di mana pelanggan dapat berinteraksi dengan perusahaan secara online dan dapat menyelesaikan pertanyaan mereka secara online.

Amazon adalah salah satu contoh pemasaran interaktif terbaik di mana pelanggan bisa membuat pilihan mereka dan dapat melihat apa yang telah mereka pilih atau pesan di masa lalu. Ada juga beberapa situs web yang menawarkan platform kepada pelanggan tempat mereka mengajukan pertanyaan dan mendapatkan jawaban secara online seperti answer.com.

6. Pemasaran dari mulut ke mulut: Ini adalah salah satu metode alat komunikasi yang paling banyak dipraktikkan di mana pelanggan berbagi pengalaman mereka dengan rekan-rekan atau teman-teman mereka seputar barang dan jasa yang mereka beli baru-baru ini. Metode ini sangat penting bagi perusahaan karena citra brand tergantung pada apa yang pelanggan rasakan tentang produk tersebut dan pesan apa yang dia sampaikan kepada orang lain.

7. Personal Selling: Ini adalah metode komunikasi pemasaran tradisional di mana para penjual mendekati calon pelanggan secara langsung dan memberi tahu mereka tentang barang dan jasa yang mereka tangani. Ini dianggap sebagai salah satu cara komunikasi yang paling dapat diandalkan karena dilakukan secara langsung secara lisan, yaitu tatap muka atau secara tertulis melalui e-mail atau pesan teks.

Tag: Bisnis, Entrepreneur, brand, Content Marketing

Penulis: Patrick Trusto Jati Wibowo

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Istimewa