Senin, 10 Agustus 2020 Portal Berita Entrepreneur

Jatuh Bangun Jenny Fransisca, Bangun Bisnis di Instagram

Foto Berita Jatuh Bangun Jenny Fransisca, Bangun Bisnis di Instagram
WE Entrepreneur, Jakarta -

Jenny Fransisca saat ini masih duduk di bangku SMA di Provinsi Aceh. Meski usianya masih belia, urusan bisnis jangan ditanya; dia sudah sangat berpengalaman dalam bisnis online terutama yang menggunakan platform Instagram.

Wanita kelahiran Medan, 24 April 2001 ini dikenal sebagai seorang YouTuber dan publik figur sebagai penyelenggara giveaway sekaligus pemilik salah satu bisnis online. Jenny mengaku, dia mulai menekuni bisnis online sejak usia 14 tahun. Berangkat dari hobbinya, dia kemudian memproduksi slime dan dijual dari mulut ke mulut di sekolah. Hebatnya, slime buatannya akhirnya masuk ke salah satu supermarket terbesar di kota Blangpidie, Aceh.

Baca Juga: Laris Manis, Pengusaha Ini Jadi Pesulap Selama Pandemi Corona!

Jejak bisnis berikutnya adalah dengan membangun online shop bernama Olshop_jenny di Instagram yang juga mencatatkan prestasi gemilang. Olshop yang menjual busana dan barang random ini sukses menggaet hingga 500 ribu followers.

Bisnisnya bermula dengan sistem PO, frekuensinya setiap bulan, dengan produk baju dan tas. Setelah itu, mulailah berkembang ke bidang lain seperti jam tangan, sepatu, produk elektronik, dan produk trending seperti fidget spinner dan lainnya. Pada tahap itu, Olshop_jenny juga sudah mulai menawarkan barang ready dan juga sistem-sistem inovatif seperti DP/ tabungan untuk warga Blangpidie, juga membership card.

Nah, suatu hari untuk pengembangan olshop-nya, Jenny menemukan metode giveaway online. Awalnya, dia hanya menjadi sponsor. Namun, setelah mempelajari sistemnya, Jenny melihat potensi dalam bidang giveaway dan cara untuk mengoptimalisasinya.

Dirinya pun mulai berkecimpung ke bidang giveaway dengan awalnya membagikan hadiah produk yang dia jual, hingga akhirnya mengambil risiko mencoba endorse ke artis besar, yaitu Atta Halilintar, dengan hadiah Samsung Galaxy S10. "Ini langkah awal saya menjadi penyelenggara giveaway. Setelahnya, saya mulai rutin menyelenggarakan giveaway setiap 2 minggu sekali," sahutnya.

Perjuangannya pun mulai terlihat. Olshop_jenny mulai terkenal sebagai salah satu penyelenggara giveaway terpercaya. Giveaway makin sering diselenggarakan dengan hadiah yang makin besar. Bahkan, Jenny mulai lebih fokus kepada giveaway daripada olshop online.

Di saat olshop-nya mulai naik daun dan makin dikenal masyarakat, ujian lalu menghantamnya. Akun IG yang dirintisnya terblokir pada Desember 2019. Hal ini membuat Jenny terpaksa harus refund semua sponsor yang sudah booking hingga 2 bulan berikutnya.

"Saya mencoba berbagai cara untuk mengembalikan akun, tetapi tidak berhasil. Pada titik ini, akun Olshop_Jenny sudah memiliki 500k followers dengan reputasi yang lumayan bagus," ungkapnya.

Akunnya pun tidak bisa kembali hingga sekarang sehingga Jenny kemudian memulainya lagi dari nol dengan akun pribadinya @jennyfransiscaa. Berbekal ilmu dan koneksi yang didapat dari pengalamannya membangun Olshop_jenny, ditambah modal yang dia tabung selama menjalankan online shop, Jenny perlahan bangkit dengan memulai perjalanannya lagi dalam bidang giveaway.

Pada beberapa bulan pertama, progres Jenny sudah cukup stabil, tetapi tergolong lambat. Kemudian ia mencoba bekerja sama dengan agency dan management artis. Setelah bekerja sama dengan management dan agency artis, mulai kelihatan lagi. Traffic dan engagement makin bagus.

"Dari situ saya mulai rutin menyelenggarakan giveaway kembali dengan hadiah yang tidak kalah dibandingkan Olshop_jenny," ungkap Jenny.

Hebatnya, dalam waktu 6 bulan sejak akun Olshop_jenny terblokir, Jenny berhasil mengembangkan @jennyfransiscaa hingga mencapai 1 juta followers pada bulan ketiga. Dua bulan berikutnya, Jenny berhasil menggandakan follower-nya hingga 2 juta followers. Tentunya ini merupakan pencapaian yang tidak pernah diamati pada akun non-artis / orang awam. Apalagi, dengan engagement yang sangat baik, di mana setiap post bisa mencapai likes antara 80K-100K dan comments yang berkisar dari 40k-100k.

Diceritakannya, pada Juni 2020 lalu, akun barunya tersebut terblokir lagi. Namun, kali ini ia berhasil mengembalikannya. Yang nahas, hanya berselang 12 jam, akunnya terblokir lagi. Meski begitu, sejak tanggal 3 Juli akun tersebut sudah kembali lagi. Hingga sekarang, dia tetap menyelenggarakan giveaway secara rutin.

"Saya membuka akun lain @jennyfransiscaa07 dan @keziabraham yang juga membagikan hadiah secara rutin," tegas peraih Juara 3 Try Out SBMPTN Se- Aceh Barat Daya Kategori SAINTEK 2019 ini.

Berhasil menggaet 2 juta followers dalam 7 bulan membuatnya makin dilirik oleh brand-brand besar. Jenny pun makin fokus dalam membantu pelanggannya untuk menumbuhkan awareness & traction melalui media digital Instagram.

Jenny berkomitmen untuk bisa menjadi seorang publik figur yang bisa dipercaya dan memiliki brand sendiri di masa mendatang. Dirinya memiliki keinginan untuk memberdayai bisnis-bisnis lokal kecil dan memberi kembali kepada komunitas di sekitarnya.

"Ke depan, saya akan terus berusaha membangun online presence, meningkatkan kualitas konten & service, dan transparansi dalam menjalankan giveaway. Hal ini penting guna memberikan feedback terbaik bagi para sponsor yang telah memercayai kami untuk membantu membangun brand mereka," pungkasnya.

Tag: Entrepreneur, Digital Economy, Instagram

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Jenny Fransisca