Minggu, 21 Juli 2024 Portal Berita Entrepreneur

Tutup 2022, Grup Modalku Berhasil Salurkan Pendanaan Rp41,2 Triliun untuk UMKM

Foto Berita Tutup 2022, Grup Modalku Berhasil Salurkan Pendanaan Rp41,2 Triliun untuk UMKM
WE Entrepreneur, Jakarta -

PT Mitrausaha Indonesia Grup (Modalku) telah menutup tahun 2022 dengan penyaluran pendanaan mencapai lebih dari Rp41,2 triliun dengan 5,1 total transaksi UMKM di wilayah Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pertumbuhan pendanaan yang disalurkan perusahaan telah tumbuh sebesar 40% YoY.

Co-Founder & CEO Modalku Reynold Wijaya menyampaikan bahwa meski 2022 bukanlah tahun yang mudah di mana situasinya juga cukup menantang bagi perjalanan bisnis Modalku, namun Modalku telah berhasil mendapatkan pendanaan pada awal tahun dari investor yang kemudian mampu memberi kesempatan bagi Modalku untuk bertumbuh dan bertahan pada tahun tersebut.

"Tahun 2022 juga merupakan tahun kolaborasi, di mana Modalku banyak menjalankan kolaborasi strategis dengan berbagai pihak. Tentunya semua itu dilakukan demi membangun ekosistem yang lengkap bagi para UMKM, khususnya UMKM di Indonesia," tutur Reynold dalam media rilis pada Kamis (19/1/2023).

Baca Juga: Fintech Komunal Kumpulkan Rp132 Miliar dalam Pendanaan Baru yang Dipimpin East Ventures

Penyaluran pendanaan Modalku di Indonesia telah didistribusikan ke berbagai sektor industri UMKM, di mana paling banyak didominasi oleh sektor perdagangan, baik untuk pedagang grosir maupun eceran, termasuk juga pengusaha online yang mendominasi sampai 55%. Sektor kedua yang mendominasi adalah sektor jasa, termasuk di dalamnya adalah industri pengolahan, konstruksi, dan pengangkutan serta pergudangan yang mencapai 44%. Yang terakhir adalah sektor kehutanan dan perikanan, yang menyumbang dominasi 1% dalam penyaluran dana.

Tidak hanya berfokus di pulau Jawa saja, Modalku juga melakukan penyaluran dana dengan jangkauan mencapai ke luar Pulau Jawa. Wilayah yang paling banyak didanai oleh Modalku yang berada di luar Pulau Jawa antara lain mencakup Sumatera Utara, Lampung, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, dan Bali. Selain penyaluran dana ini, Modalku juga berkolaborasi dengan lebih dari 30 mitra strategis dari berbagai sektor industri di Indonesia, antara lain seperti yang bergerak di industri ecommerce, outsourcing, logistik, manufaktur, agribisnis, alat kesehatan, serta makanan dan minuman.

Sampai dengan akhir tahun 2022, Modalku telah memiliki sebanyak lebih dari 230 ribu pemberi dana yang terdiri dari individu dan institusi. Jumlah pemberi dana terdaftar di Modalku paling banyak berasal dari area Pulau Jawa yang mencapai 83% dengan jumlah akun pemberi dana masih didominasi oleh pemberi dana individu. Sementara itu untuk rentang umur pemberi dana, jumlahnya cukup seimbang, 50% pemberi dana di bawah umur 35 tahun dan 50% berada di rentang umur di atas 35 tahun.

Para pemberi dana Modalku juga memilih produk pemberi dana pinjaman terproteksi sejumlah 40% pada tahun 2022, di mana sebesar 89% pemberi dana telah melakukan pendanaan ulang. Di sisi lain untuk kerja sama channeling, Modalku mengalami peningkatan dari sisi nominal mencapai lebih dari 250% YoY pada tahun 2022. Pada tahun ini juga, daftar penerima dana Modalku, jumlahnya cukup seimbang dari berbagai generasi, modal dari Gen Z dan Gen X.

"Di tengah ketidakpastian situasi ekonomi saat ini, UMKM diprediksi akan tetap menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Sejalan dengan program Pemerintah, Modalku akan terus melanjutkan komitmennya untuk memperkuat bisnis serta menjawab dan mengatasi tiga tantangan yang dialami oleh UMKM, di antara yaitu menyediakan akses pendanaan, menghadirkan fasilitas transaksi, serta membantu mengelola arus transaksi UMKM. Ke depannya, Modalku juga akan mengimplementasikan strategi ekspansir namun terukur," ujar Iwan Kurniawan selaku Co-Founder & COO Modalku.

Mengawali tahun 2023, Modalku akan berfokus untuk meningkatkan profitabilitas perusahaan dan optimis untuk terus menunjukkan pertumbuhan yang positif. Untuk mencapai target ini, Modalku akan fokus mengembangkan fundamental dan bisnis, termasuk melalui penguatan lisensi bisnis, bijak dalam pengeluaran, memperluas kolaborasi, meningkatkan reputasi brand di dalam industri yang belum terjangkau Modalku, serta mengembangkan teknologi untuk mendukung strategi perusahaan.

Di saat yang sama, upaya pencapaian target juga akan dibarengi dengan peningkatan standar budaya kinerja yang tinggi bagi tim Modalku agar dapat memberikan kepuasan terhadap pengalaman pengguna sehingga proses transaksi akan semakin lancar dan proses credit scoring menjadi lebih efisien.

Tag: Financial Technology (Fintech), Modalku, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)

Penulis: ***

Editor: Rosmayanti

Foto: Modalku