Minggu, 21 Juli 2024 Portal Berita Entrepreneur

Bukan Ekonomi, Miliarder Ray Dalio Lagi Ketakutan dengan Hal Ini!

Foto Berita Bukan Ekonomi, Miliarder Ray Dalio Lagi Ketakutan dengan Hal Ini!
WE Entrepreneur, Jakarta -

Ekonomi bukan satu-satunya perhatian miliarder Ray Dalio akhir-akhir ini. Seperti banyak orang lain di dunia, pendiri hedge fund Bridgewater Associates ini juga cemas tentang perubahan iklim.

"Ini membuatku khawatir. Ini hampir seperti aku mengkhawatirkan manusia," kata Dalio kepada CNBC Make It yang dikutip di Jakarta, Jumat (1/10/21).

Pria 72 tahun ini telah mengundurkan diri sebagai CEO dari perusahaan yang ia dirikan sejak tahun 2017. Sejak itulah, ia berfokus membagi pengalaman kepada para generasi muda, penelitian kelautan dan eksplorasi nirlaba yang didirikan bersama putranya, Mark pada tahun 2018.

Baca Juga: Gokil! Bill Gates Sukses Gandeng 7 Perusahaan Raksasa untuk Lawan Perubahan Iklim

Selama tiga tahun terakhir, Dalio menyadari bahwa banyak orang masih berbicara tentang perubahan iklim dalam arti teoritis. Ia menyayangkan hal tersebut.

"Banyak orang berpikir 20 tahun dari sekarang masih jauh," katanya. "Padahal itu tidak jauh," tambahnya.

Dalam fokus pada iklim laut, Dalio menemukan hanya sedikit orang yang memahami jumlah besar karbon dioksida yang diserap laut. Menurut para peneliti di Universitas Exeter Inggris, sekitar 25% dari semua emisi CO2 yang dihasilkan setiap tahun oleh aktivitas manusia yakni sekitar 900 juta ton diserap di laut.

Sebelum era industri, peneliti menuliskan bahwa lautan justru melepaskan CO2 ke atmosfer. Tapi sekarang, karbon yang ditambahkan dapat mengubah kimia air laut, ini dapat menyebabkan pengasaman laut, menurunkan tingkat pH air dan menyebabkan cangkang serta kerangka beberapa organisme larut secara signifikan mengubah rantai makanan laut.

Itu hanya satu konsekuensi perubahan iklim dari banyak hal. Dalio juga merujuk pada peningkatan kebakaran hutan dan badai hebat di dunia baru-baru ini.

"Perubahan iklim adalah salah satu hal yang perlahan-lahan merayapi kita," katanya.

Dalio khawatir dampaknya akan menjadi lebih dahsyat di masa depan. Terlebih, baru-baru ini, sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal akademik Science mengatakan cuaca ekstrem kemungkinan akan meningkat dalam beberapa dekade mendatang.

Studi tersebut memproyeksikan bahwa anak-anak yang lahir pada tahun 2020 akan mengalami gelombang panas, kekeringan, gagal panen, kebakaran hutan, dan banjir dengan laju dua hingga tujuh kali lebih tinggi daripada orang yang lahir pada tahun 1960-an.

Dan bulan lalu, dalam sebuah laporan dari Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa, sekelompok ahli iklim memberi umat manusia untuk tersadar akan perubahan iklim. Mereka meminta agar umat manusia bersama-sama mengekang pemanasan global sebelum terlambat.

"Ini hampir seolah-olah manusia seperti penyakit di planet ini," kata Dalio. "Dan planet dan alam itu memiliki kekuatan tertinggi."

Tahun lalu, Bridgewater milik Dalio mulai menasihati klien tentang investasi sadar lingkungan dan mengumumkan rencana untuk membuka dua dana berkelanjutan pada tahun 2021.

Tag: Ray Dalio, Perubahan Iklim, miliarder

Penulis/Editor: Fajria Anindya Utami

Foto: REUTERS/Brian Snyder