Sabtu, 17 April 2021 Portal Berita Entrepreneur

Kisah Orang Terkaya: Luis Carlos Sarmiento, Bankir Terkaya di Kolombia

Foto Berita Kisah Orang Terkaya: Luis Carlos Sarmiento, Bankir Terkaya di Kolombia
WE Entrepreneur, Jakarta -

Salah satu miliarder dunia, Luis Carlos Sarmiento adalah orang terkaya di Kolombia. Dia adalah presiden Grupo Aval Acciones y Valores, SA, dan juga pemegang saham mayoritas. Grupo Aval adalah perusahaan induk yang memiliki saham pengendali di empat bank Kolombia terkemuka, bank dagang, pengelola dana pensiun terbesar di negara itu, dan beberapa anak perusahaan keuangan.

Lembaga-lembaga ini bersama-sama mewakili hampir 30% dari semua aset di sektor keuangan Kolombia.

Baca Juga: Kisah Orang Terkaya: Lynda Resnick, Istri Petani Terkaya di AS yang Jago Marketing

Sarmiento memiliki gelar Bachelor of Science di bidang Teknik Sipil dari University of Miami dan MBA dari Cornell University. Karirnya pun dimulai pada tahun 1950, pria kelahiran 27 Januari 1933 ini mulai membangun pembangunan perumahan dan komersial.

Setelah berbisnis konstruksi, Sarmiento memulai kampanye akuisisi yang telah berlangsung selama beberapa dekade, berkonsentrasi pada bank dan perusahaan jasa keuangan. Pada tahun 2000, ia secara luas diakui sebagai maestro perbankan Kolombia dan memegang sekitar 22 persen dari aset perbankan lokal, mendekati jumlah maksimum yang diizinkan oleh undang-undang.

Sarmiento mendirikan Grupo Aval sebagai perusahaan induk untuk mengumpulkan kepentingan perbankan, telekomunikasi, dan real estatnya. Ia merajai empat bank besar, serta perusahaan jasa keuangan lainnya dan membentuk inti organisasi.

Berkat itu, dia dianggap sebagai salah satu pengusaha Kolombia yang paling bijaksana, yang dikenal karena manajemennya yang konservatif. Pendekatan hati-hati ini membantu kerajaan keuangannya bertahan dari resesi terburuk dalam sejarah Kolombia.

Pada tahun 2000, rencana untuk mendaftarkan Grupo Aval di Bursa Efek New York ditunda karena iklim Wall Street yang tidak menguntungkan untuk dana pasar berkembang. Meski demikian, dari tahun 2005 hingga 2006, kekayaan bersih Sarmiento meningkat secara signifikan, sebagian besar berkat booming pasar saham Kolombia, Bolsa de Valores de Colombia, kinerja terbaik kedua di dunia pada tahun 2005. P

ada tahun 2006, ia terus menjalankan Grupo Aval dengan bantuan putranya Luis Carlos Jr. yang dididik sebagai suksesi perusahaannya. Dengan grup perusahaannya, dia secara langsung mempekerjakan lebih dari 30.000 pria dan wanita dan menjalankan jaringan 2170 ATM, 1.340 cabang, dan 250 perusahaan lainnya.

Saat ini, di usianya yang ke-88 tahun, ia masih bekerja lebih dari 60 jam seminggu dan menjabat sebagai ketua di perusahaan. Pada tahun 2012, dia membeli EI Tiempo, surat kabar terbesar di Kolombia, dan mengumumkan pembangunan Grand Hyatt di Bogota.

Dengan segala upaya dan prestasinya, Luis Carlos Sarmiento telah menjadi inspirasi bagi mereka yang ingin berkarir di industri perbankan. Karena itu, tak aneh saat ini kekayaan bersihnya mencapai USD10,9 miliar (Rp156 triliun).

Tag: Luis Carlos Sarmiento, Kisah Orang Terkaya

Penulis/Editor: Fajria Anindya Utami

Foto: Twitter/Forbes