Minggu, 09 Mei 2021 Portal Berita Entrepreneur

Mengintip Perjalanan Bisnis Denny Santoso, dari Modal Rp2,5 Juta hingga Sukses Raup Puluhan Miliar!

Foto Berita Mengintip Perjalanan Bisnis Denny Santoso, dari Modal Rp2,5 Juta hingga Sukses Raup Puluhan Miliar!
WE Entrepreneur, Jakarta -

Denny Santoso adalah pendiri dari Tribelio.com dan dikenal sebagai digital marketer yang sukses. Pria kelahiran Malang 1978 ini merupakan anak pertama dari 3 bersaudara. Kondisi ekonomi orang tua Denny pun dahulu tak baik, terlebih saat ayahnya pensiun, keluarga mereka hanya mengandalkan pendapatan sang ibu dari berjualan roti.

Karena tak ingin membebani orang tuanya, Denny pun mulai berjualan CD Games sejak SMA lewat berkenalan dengan tukang games. Saat kuliah, Denny berjualan tinta dan katrid printer. Hingga akhirnya, Denny pun menjadi asisten dosen dan freelance programer.

Baca Juga: Wadidaw, Bisa Raup Cuan Rp14 Juta Sehari, Orang Ini Bisnis Kuliner Steak

Pada tahun 1999, dengan bermodalkan uang sebesar Rp2,5 juta yang terkumpul dari hasil berdagang, di tengah perkuliahannya, Denny pun mulai merintis bisnis suplemen kesehatan.

Berkat bisnis suplemen ini, perekonomian keluarganya pun naik berkali-kali lipat dan kini sudah memiliki ribuan reseller gym di seluruh Indonesia.

Dan sejak 2007, Denny mulai mendalami digital marketing. Ia pun membangun database email yang berjumlah ratusan ribu. Selain itu, ia membangun personal branding di industri fitness melalui media digital, sampai menulis buku dan menjadi pembicara seminar dan talkshow.

Pada tahun 2013, Denny pun memiliki TV Show di MNC Channel hingga diundang menjadi pemateri bisnis online di berbagai event.

Berkat kegigihannya yang selalu ingin belajar, Denny pun berhasil menjual 26 unit Apartemen senilai hampir Rp10 miliar dalam semalam hanya dengan email marketing. Lalu, dalam internasional dropship, Denny berhasilĀ  meraup Rp11 miliar hanya dalam satu bulan!

Pada Maret 2019, kelas digital marketingnya pun dibuka dengan harga Rp13 juta per orang serta tembus 250 peserta. Ia menjadi Digital Marketer Indonesia pertama yang mendapatkan 2 Comma Club Award dari ClickFunnels.

Pada September 2019, Denny meluncurkan bisnis Tribelio, yakni sebuah platform seperti grup sosial media yang bisa membantu meningkat penjualan para pebisnis UKM hingga 10 kali lipat.

Meski demikian, banyak orang beranggapan bahwa Denny Santoso kaya raya karena workshop dengan harga mahal. Denny pun mengatakan dalam kanal YouTube Christina Lie lewat video bertajuk "RAHASIA MODAL 2.5 JUTA JADI PULUHAN MILYAR | Denny Santoso", bahwa ia pertama kali memulai workshop pada tahun 2015 atas permintaan banyak orang. Dan ia sudah memiliki rumah, mobil serta stabil secara finansial pada tahun 2012 saat menikah.

"Saya percaya jika ilmu berhenti di saya itu gak bagus," ujar Denny.

Karena itulah, selain workshop, Denny juga memulai YouTube untuk membagikan ilmunya. Jika ada orang yang tak bisa mengikuti workshop-nya, silakan cek YouTube Denny Santoso karena ilmunya ia bagikan secara lengkap dan gratis.

Jika dibandingkan dengan workshop, pendapatan Denny jelas lebih banyak dari bisnis. Fokuslah pada satu bisnis terlebih dahulu sampai stabil, baru memulai bisnis yang lain.

Alkisah bisnis suplemen yang dijalani Denny yakni pada tahun 1998, teman mengajaknya untuk nge-gym. Sayangnya, jarang sekali yang menjual suplemen kesehatan. Hingga Denny pun mencari ke internet dan ternyata banyak yang menjual, tetapi pembelian harus dengan kartu kredit.

Dengan sisa tabungan Rp2,5 juta, Denny pun membuka kartu kredit di sebuah bank karena sedang promosi. Setelahnya, Denny membeli suplemen tersebut dan tiba di rumahnya 2 minggu kemudian yang ternyata cukup banyak untuk dikonsumsi pribadi.

Setelah itu, Denny pun menawarkan ke teman-temannya dan ternyata laku hingga tempat gym pun mengambil suplemen tersebut untuk dijual kembali.

Denny beserta ayahnya juga melanjutkan penjualan hingga ke Bali, sayangnya penjualan di Bali tak sebagus di Malang. Banyak tempat gym yang menolak. Meski demikian, Denny tak patah arang, ia percaya diri bahwa produk yang ia jual masih diminati orang lain.

Pada tahun 2003, Denny pun mulai mengikuti acara-acara besar yang mengundang banyak binaragawan. Di sanalah Denny mengumpulkan pemilik gym dan menjual produk-produknya hingga ke Jogja, Solo dan Surabaya.

Dalam menjual produknya pada tahun 2000-an awal, Denny membuat brosur agar produknya lebih mudah dikenal. Hal ini karena berjualan itu perlu edukasi, setelahnya pun produk suplemen kesehatan ini lebih laku lagi.

Hingga pada tahun 2007, Denny membuat acara besar yang melibatkan binaragawan sambil memasarkan produknya. Adapun omzetnya pada tahun 2004-an yakni mencapai Rp125-150 juta per bulan.

Pada tahun 2007 pula Denny mulai belajar Digital Marketing diikuti tahun-tahun berikutnya menjadi pembicara seminar dan menjadi pakar dari Digital Marketing.

Pada tahun 2010, Denny membuat Sixpres yang merupakan social network for Fitness dan mengundang senior editor asal Amerika Serikat (AS) tanpa sponspor. Di tahun 2013, Denny rugi Rp3,5 miliar. Pada tahun itu hingga tahun 2014, Denny merasa hampa. Ia pun melakukan berbagai cara untuk mencari apa yang 'hampa' dalam hidupnya, sementara segalanya sudah ia dapatkan.

Ia pun bermain Forex, belajar impor hingga membuat Supplier.id, sayangnya semua itu tak berjalan baik dan tutup. Barulah pada tahun 2015, Denny mulai membuat seminar karena passion-nya berada di marketing dan teknologi. Setelah itu, karirnya kembali melonjak bahkan lebih cepat.

Denny mengatakan bahwa ketika gagal dan tidak belajar, maka kegagalan hanya akan terus berulang. Tetapi, jika belajar, maka akan lebih baik lagi.

Kehidupan Denny sendiri berjalan tak mudah, pasalnya pada tahun 2007-2008, ia pernah mengalami serangan panik yang ternyata bermula sakit kesehatan mental Denny yang kurang baik. Secara tak sadar, Denny sering mendorong dirinya untuk berbuat lebih lagi sehingga berdampak pada kesehatan mentalnya. Ia pun ke psikiater hingga meditasi untuk pemulihan diri. Sayangnya, pada tahun 2013 gejala-gejala ini muncul lagi hingga Denny kembali ke psikiater.

Pernah suatu hari Denny harus berbicara di depan umum, dan tiba-tiba gejalanya muncul. Namun, ia memaksakan diri untuk mengingat hal-hal lain yang menenangkan sehingga gejala tersebut pun hilang dan presentasi berjalan lancar.

Dari situlah Denny mulai belajar public speaking. Awalnya, Denny hanya mempelajari public speaking berbahasa Indonesia, dan akhirnya lancar berbahasa Inggris. Padahal, dahulu Denny sangat menghindari menjadi pembicara dalam bahasa Inggris karena ia takut dan merasa tak mampu. Tetapi karena keinginannya kuat untuk lancar berbahasa Inggris, dalam tiga bulan, ia pun berani untuk mengambil acara-acara yang mengharuskan ia berbahasa Inggris.

Setelah itu, Denny sampai terbang ke Amerika untuk menjadi pembicara, dan kenal dengan orang-orang hebat dari luar negeri. Ia pun menyimpulkan bahwa:

"Yang penting, tuh, mau belajar atau tidak?" ujarnya.

Denny juga mengungkap pentingnya untuk menutup False Belief yakni celah yang memungkinkan bagi orang-orang untuk menolak produk jualan Anda dengan menjawab semua keraguan calon pembeli sebelum ditanya. Tugas kita adalah membuktikan bahwa False Belief yang ia yakini itu salah.

Kini, Denny meluncurkan suatu platform komunitas bernama Tribelio untuk memudahkan UKM berjualan dengan pasar yang tepat. Awal mula Denny meluncurkan platform ini karena ia melihat semakin mahalnya beriklan di Facebook. Selain mahal, berjualan di Facebook juga sulit karena bisa saja ditolak. Dari situlah Denny meluncurkan Tribelio.

Tips untuk berjualan itu cukup WHO - WHAT - WHY - HOW, yaitu:

  • Who (Siapa), siapa yang berjualan? Perkenalan diri dan bangun citra positif.
  • What (Apa), apa yang dijual? Sebutkan pula manfaat yang dibutuhkan calon pembeli.
  • Why (Kenapa), kenapa orang harus mendengarkan marketing Anda? Dan kenapa orang harus membeli produk Anda?
  • How (Bagaimana), terakhir merujuk pada aksi apa yang harus dilakukan untuk bergabung atau membeli produk.

Lalu, jangan jual bagaimana prosesnya, tetapi jual hasil akhirnya. Seperti produk diet, tunjukkan hasilnya bagaimana seseorang turun 10 kg. Lewat komunitas, orang-orang lebih percaya daripada sekedar iklan kata-kata. Tujuan dari Denny meluncurkan Tribelio ini adalah untuk membantu orang-orang meningkatkan perekonomiannya.

Tag: Denny Santoso, Bisnis, Pengusaha

Penulis/Editor: Fajria Anindya Utami

Foto: Instagram/Denny Santoso