Kamis, 04 Maret 2021 Portal Berita Entrepreneur

5 Anak Konglomerat Korsel Ini Buktikan Mereka Tak Manja!

Foto Berita 5 Anak Konglomerat Korsel Ini Buktikan Mereka Tak Manja!
WE Entrepreneur, Jakarta -

Ada kata dalam bahasa Korea Selatan, chaebol, yang memiliki konglomerat industri besar di Korea Selatan. Biasanya, chaebol dijalankan oleh pemilik atau keluarga secara turun temurun. Maka tak heran ketika anak hingga cucu para konglomerat ini mendapat jatah sebagai kursi tertinggi di perusahaan.

Siapa saja mereka? Berikut ulasannya sebagaimana dilansir dari South China Morning Post di Jakarta, Jum'at (28/8/2020):

Baca Juga: Positif Corona, Konglomerat Ini Langsung Sewa Jet Pribadi Rp5 M!

LG - Koo Kwang Mo

LG didirikan pada tahun 1947 sebagai chaebol terbesar keempat di Korea Selatan. LG membuat produk elektronik, kimia dan telekomunikasi. Saat ini, LG dipimpin oleh Koo Kwang Mo sejak Koo berusia 40 tahun pada tahun 2018 usai mendiang ketua Koo Bon-moo meninggal dunia.

Koo adalah pemegang saham terbesar LG Holdings, dengan 15 persen dari seluruh saham. Koo dikenal sebagai pemimpin yang cerdas, sopan, dan berpikiran terbuka yang bahkan sering makan di kantin perusahaan untuk makan mie instan.

Dia adalah keponakan almarhum Koo Bon Moo yang diadopsi pada tahun 2004 untuk menjadi penerusnya lantaran putra satu-satunya Koo Bon Moo meninggal pada tahun 1994.

Kim Dong Kwan - Hanwha Corporation

Penerus Hanwha Corporation, Kim Dong Kwan memiliki sifat yang berbeda dari ayah dan kakaknya yang cenderung lebih kasar. Kim justru memiliki sifat yang kalem dan manis sebagai seorang pebisnis.

Kini Kim adalah CCO Hanwha Q Cells yang merupakan pabrik sel fotovoltaik solar yang merupakan pusat bisnis Hanwha. Hal lain yang menarik perhatian dari chaebol yang satu ini adalah pernikahannya dengan karyawan karena mirip di dalam drama Korea Selatan.

Park Seo Won - Doosan Group

Didirikan pada tahun 1896, Doosan adalah konglomerat multinasional. Bisnis intinya didasarkan pada bisnis pendukung infrastruktur (ISB), penyediaan tenaga listrik, air minum desalinasi, peralatan konstruksi, dan mesin industri.

Park Seo Won (40) saat ini adalah wakil presiden Oricom dan CEO Majalah Doosan. Park adalah putra tertua Park Yongmann, CEO Doosan. Ia mengepalai bisnis komunikasi dan media konglomerat.

Park lulus dari School of Visual Arts di AS dan mengambil jurusan desain. Ia terkenal karena memenangkan banyak penghargaan periklanan internasional.

Chung Kyung Sun - Hyundai

Hyundai juga memiliki perusahaan non-profit yang dipimpin oleh Chung Kyung Sun. Chung Kyung Sun merupakan pria lulusan Universitas Korea dan mendapatkan gelar master di Universitas Columbia Amerika.

Ia menjadi pemimpin di usaha nirlaba Hyundai bernama Root Impact yang didirikan tahun 2015. Organisasi ini bergerak menjadi salah satu promotor terbesar di bidang kantor kerja bersama dan ekosistem perusahaan sosial di Seoul.

Chung Kyung Sun mewarisi semangat sang kakek yang mengatakan bahwa saat memulai sesuatu maka ia harus memiliki keyakinan 90% dan 10% kepercayaan diri bahwa ia akan sukses.

Chey Tae Won - SK Group

Putri kedua dari pimpinan SK Group, Chey Tae Won mendapatkan pendidikan di Naval Academy pada tahun 2014, sebuah sekolah pelatihan untuk mengembangkan angkatan laut. Ia menjadi salah satu dari 18 perempuan yang diterima dari 120 setiap tahunnya.

Ia mendapatkan rasa hormat dari orang-orang atas keputusannya karena biasanya chaebol laki-laki justru selalu berusaha untuk menghindari wajib militer dengan berbagai alasan.

Chey lulus dari Universitas Peking pada tahun 2014. Dia bekerja untuk perusahaan semikonduktor SK Hynix dan juga peneliti tamu di Center for Strategic and International Studies, sebuah wadah pemikir terkenal di dunia di AS.

Tag: konglomerat, Korea Selatan (Korsel)

Penulis/Editor: Fajria Anindya Utami

Foto: Twitter/koreatimescokr