Rabu, 03 Maret 2021 Portal Berita Entrepreneur

Maker Fest Dorong Kreator Lokal Jadi Brand Internasional

Foto Berita Maker Fest Dorong Kreator Lokal Jadi Brand Internasional
WE Entrepreneur, Jakarta -

Maker Fest, sebuah gerakan independen untuk pemberdayaan kreator lokal, hari ini resmi diluncurkan. Gerakan ini hadir untuk mencari, mengedukasi, menginspirasi, dan memberikan panggung offline dan online bagi para kreator Indonesia untuk merealisasikan dan mengembangkan ide usaha kreatif mereka hingga bisa menjadi brand masa depan Indonesia yang mendunia. Rangkaian Maker Fest yang terdiri dari berbagai workshop, sharing session, dan kompetisi ini akan diselenggarakan di delapan kota selama 2018. 

Chairman Maker Fest 2018 William Tanuwijaya menjelaskan bahwa kelahiran Maker Fest terinspirasi dari hasil karya para kreator lokal di seluruh Indonesia.

"Dalam perjalanan saya membangun Tokopedia, saya berkesempatan menyaksikan dengan dekat perjalanan banyak kreator Indonesia dengan visi dan misi serta produk yang bagus. Namun sayangnya, banyak yang mentok hanya di level UMKM. Saya yakin sebenarnya dengan ekosistem yang tepat, para kreator lokal dapat berkembang dari usaha kecil menjadi industri, dan dari industri menjadi brand-brand masa depan Indonesia yang mendunia," papar William dalam saat konferensi pers yang digelar di Jakarta, Jumat (16/3/2018).

Untuk membangun ekosistem tersebut, menurut William, Maker Fest hadir menjadi panggung penghubung dari para pemangku kepentingan terkait di mana para maker, platform marketplace, logistik, perbankan, investor, dan pemerintah berkolaborasi mewujudkan cita-cita besar ini bersama.

Untuk itu, Maker Fest hadir secara independen dan menjadi gerakan yang berkolaborasi dengan Tokopedia dan didukung oleh institusi-institusi pemerintahan sekaligus pelaku industri lndonesia, yaitu Badan Ekonomi Kreatif, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta JNE. Meski diselenggarakan bersama Tokopedia, Maker Fest inklusif dan terbuka bagi seluruh kreator lokal di Indonesia yang memiliki passion untuk mengembangkan diri dan produknya. 

Selain menyediakan panggung, Maker Fest juga membantu mengakselerasi bisnis para kreator lokal Tanah Air melalui pengembangan keahlian dan pengetahuan.

"Selama ini, sebagai salah satu startup teknologi di Indonesia kami sering ditanya, kapan IPO? Bagi kami, justru indikator keberhasilan kami adalah para kreator lokal bisa lebih dulu IPO dibandingkan kami," respons William terhadap target Maker Fest ke depan. 

Sementara itu, Presiden Direktur JNE M. Feriadi mengatakan, melalui Maker Fest 2018, JNE ingin berperan lebih jauh lagi. Bukan hanya dukungan dalam pemberdayaan UKM, tetapi juga menjadikan kreator muda lokal memiliki daya saing dan kualitas produk yang diterima pasar luas, baik di Indonesia hingga ke luar negeri.

"Kami juga menyediakan program khusus yang bisa dinikmati oleh seluruh kreator lokal yang berpartisipasi dalam Maker Fest," katanya.

Maker Fest 2018 yang akan dilaksanakan pada April-Desember 2018 di Medan, Padang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, dan Makassar ini diisi dengan berbagai kegiatan edukasi, workshop, dan sesi sharing keterampilan. Para kreator juga dapat berkonsultasi dengan pelaku usaha, konsultan bisnis serta pengusaha ekonomi kreatif skala nasional mengenai tantangan dan solusi yang dihadapi dalam mengembangkan bisnis mereka. Termasuk dalam hal pengembangan SDM, inovasi, strategi pemasaran, branding, hingga akses ke permodalan. 

Di setiap kota juga akan dilaksanakan Local Maker Competition 2018, kompetisi berkreasi untuk para kreator lokal yang ingin mengenalkan dan mengembangkan bisnisnya. Pemenang dari tiap kota akan diterbangkan ke Jakarta untuk mengikuti Festival Maker Fest 2018 di Jakarta pada Desember mendatang. Dari 24 peserta skala nasional, 10 finalis terbaik akan diberikan kesempatan untuk mempresentasikan bisnisnya dan memberikan sesi workshop di depan para juri dan pengunjung Festival Maker Fest 2018. 

Tiga juara terbaik Local Maker Competition 2018 akan mendapatkan reward masing-masing sebesar Rp1 miliar, Rp300 juta, dan Rp200 juta sebagai modal untuk mengembangkan usahanya. Selain itu, pemenang juga mendapatkan reward lainnya berupa konsultasi kreatif dan produksi untuk branding dan marketing campaign, kolaborasi eksklusif dengan pelaku industri kreatif nasional, dan kesempatan berpartisipasi dalam pameran internasional, serta mengakses jalur distribusi ke ritel internasional. 

Tag: PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE), PT Tokopedia, William Tanuwijaya, Mohamad Feriadi, Maker Fest

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Ning Rahayu