Kamis, 22 April 2021 Portal Berita Entrepreneur

Mark Zuckerberg Bela Kebijakan Baru WhatsApp, Begini Katanya!

Foto Berita Mark Zuckerberg Bela Kebijakan Baru WhatsApp, Begini Katanya!
WE Entrepreneur, Jakarta -

Bos Facebook Mark Zuckerberg yang juga pemilik WhatsApp Messenger akhirnya buka suara terkait kebijakan privasi baru WhatsApp. Zuckerberg dengan terang dan jelas membela kebijakan tersebut.

Dilansir dari The International News di Jakarta, Senin (1/2/21) hal tersebut disampaikan oleh Zuckerberg dalam panggilan konferensi dengan investor belum lama ini.

Lebih lanjut, pria 36 tahun ini mengatakan bahwa ada empat tema besar yang akan menjadi fokusnya tahun ini, termasuk WhatsApp. Kebijakan privasi baru WhatsApp ini sebagaimana diketahui dikhawatirkan oleh para pengguna.

Baca Juga: Media AS Sindir Mark Zuckerberg Ciptakan Platform Paling Radikal Sepanjang Sejarah

Namun, Zuckerberg menegaskan bahwa perubahan kebijakan privasi ini tidak akan mengubah privasi dan keamanan pesan yang dikirimkan.

"Semua pesan ini dienkripsi secara end-to-end, yang artinya kita tidak bisa melihat atau mendengar apa yang kalian katakan, dan kami tidak akan pernah kecuali orang yang kalian kirimi pesan memilih untuk membagikannya," kata Zuckerberg.

Lebih lanjut, Zuckerberg mengatakan bahwa perubahan ini adalah bagian dari kebijakan baru WhatsApp guna mempermudah akun bisnis dalam berkomunikasi dengan pelanggannya.

Untuk diketahui, saat ini sudah ada 175 juta pengguna memiliki akun WhatsApp bisnis. Fitur baru ini pun dibuat untuk memudahkan internasik dengan pelanggan. Karena itulah, Facebook membuat infrastruktur hosting yang digunakan akun bisnis untuk menyimpan percakapan WhatsApp mereka.

Lalu, pesan yang dikirimkan melalui akun bisnis hanya akan bisa disimpan melalui infrastruktur Facebook jika memang disetujui pengguna.

"Kami ingin semua orang tahu upaya yang kita lakukan untuk melindungi pesan pribadi kalian, jadi kami mengundur jadwal update ini untuk memberikan semua orang waktu untuk memahami apa arti update ini," terang Zuckerberg.

Tag: Mark Zuckerberg, WhatsApp Messenger

Penulis/Editor: Fajria Anindya Utami

Foto: Reuters/Jonathan Ernst