Jum'at, 05 Maret 2021 Portal Berita Entrepreneur

Ngeri! Miliarder Ini Peringatkan Amerika di Ambang Perang Saudara!

Foto Berita Ngeri! Miliarder Ini Peringatkan Amerika di Ambang Perang Saudara!
WE Entrepreneur, Jakarta -

Investor miliarder Ray Dalio mengeluarkan tweetstorm yang memperingatkan bahwa Amerika di ambang perang saudara yang mengerikan karena ketidaksetaraan yang semakin meluas. Pria 71 tahun ini merupakan pemilik dari dana lindung nilai Bridgewater Associates.

Dilansir dari New York Post di Jakarta, Rabu (27/1/21) Dalio mengatakan bahwa dia senang dengan retorika Persatuan Hari Pelantikan Biden. Namun taipan Wall Street terdengar kurang optimis soal seberapa cepat dan mudah pemerintahan baru dapat memperbaiki celah ekonomi dan politik negara.

Baca Juga: Ketimpangan Sosial Makin Nyata, Miliarder AS Cetak Rp15 Ribu Triliun Sepanjang Pandemi!

"Saya yakin kita berada di ambang perang saudara yang mengerikan," cuitnya. "Di mana kita berada pada titik perubahan antara memasuki semacam pertempuran neraka atau menarik kembali untuk bekerja sama demi perdamaian dan kemakmuran yang mengatasi kesenjangan besar kekayaan, nilai, dan peluang yang sekarang kita lihat."

Miliarder berharta USD18,6 miliar (Rp261 triliun) ini telah berbicara di depan umum tentang bahaya meningkatnya ketidaksetaraan kekayaan dan keberpihakan fanatik selama bertahun-tahun, ia bahkan menyebut sebagai "darurat nasional."

Pada bulan Desember, Dalio menggunakan akun LinkedIn-nya untuk menunjukkan bahwa data ekonomi memperkirakan negara itu berada pada titik kritis di mana dapat berubah dari ketegangan internal yang dapat dikendalikan menjadi revolusi dan/atau perang saudara.

"Kata-kata dan semangat yang baik tidaklah cukup," Dalio tweet pada hari Minggu. "Orang-orang harus sepakat tentang cara menanam pai dan cara membaginya dengan baik. Itu akan membutuhkan perubahan revolusioner."

Dalio berjanji kepada para pengikut Twitternya bahwa dia akan terus memantau situasi dan melakukan apa yang dia bisa untuk mencegah perang saudara Amerika kedua.

“Negara kita masih dalam kondisi keuangan yang buruk dan sangat terpecah,” Dalio menyimpulkan di akhir tweetstormnya. "Saya akan memantau bagaimana niat baik itu berubah menjadi tindakan yang baik dan terus mengabari Anda."

Tag: Ray Dalio, miliarder, Amerika Serikat (AS)

Penulis/Editor: Fajria Anindya Utami

Foto: REUTERS/Brian Snyder