Kamis, 04 Maret 2021 Portal Berita Entrepreneur

Muncul Setelah Lama 'Hilang', Lokasi Keberadaan Jack Ma Masih Jadi Misteri

Foto Berita Muncul Setelah Lama 'Hilang', Lokasi Keberadaan Jack Ma Masih Jadi Misteri
WE Entrepreneur, Jakarta -

Miliarder Jack Ma secara mengejutkan tampil di hadapan publik usai menghilang selama hampir 3 bulan. Reuters melaporkan, Ma bertemu dengan 100 guru pedesaan di China lewat pertemuan virtual.

Jack Ma telah menghilang sejak Oktober 2020 dan kabar kemunculan Jack Ma disambut baik oleh investor hingga membuat saham Alibaba naik hingga 11 persen.

Media lokal China, Tianmu News, melaporkan bahwa Jack Ma muncul di dalam video berdurasi 50 detik dan berpakaian navy. Sayangnya, lokasi keberadaan Jack Ma masih menjadi misteri. Terlebih, Jack Ma tidak menyinggung soal kasus yang menimpanya pun perusahaan.

Baca Juga: Pesan Terbaru Jack Ma: Kita Akan Bertemu Lagi Setelah Pandemi Berakhir

Melalui video, Jack Ma membahas soal Jack Ma Rural Teachers Award yang merupakan kegiatan filantropi Jack Ma kepada para guru.

"Kita tidak bisa bertemu di Sanya karena pandemi. Ketika pandemi berakhir, kita harus menemukan waktu untuk perjalanan setiap orang ke Sanya dan kita akan bertemu kembali," ujar Jack Ma yang seharusnya melakukan pertemuan di Kota Sanya.

Sebelum Jack Ma muncul di hadapan publik, beberapa orang terdekat Ma kadang memberikan kabar bahwa Jack Ma baik-baik saja.

"Saya yakin dia aman. Dia tetap sosok teladan abadi soal kewiraswastaan sukses," ujar Hu chairman perusahaan private equity Primavera Group.

Primavera merupakan salah satu investor kelas kakap Alibaba. Hu juga menjadi direktur non eksekutif di dewan direksi Ant.

"Saya yakin bahwa perusahaan ini (Ant) adalah inovator yang sangat sukses dan sendirian menciptakan fintech di China. Saya tetap merasa optimis tentang masa depan perusahaan ini," ujar Hu lagi.

Sebelumnya juga jurnalis CNBC International David Faber mengutip sumber anonim yang mengatakan bahwa Ma hanya berusaha menghindari sorotan publik. Jack Ma juga tidak ditangkap atau ditahan oleh pemerintah China seperti beragan spekulasi yang beredar.

Tag: Jack Ma, China (Tiongkok), Alibaba Group Holding Limited, Ant Group

Penulis/Editor: Fajria Anindya Utami

Foto: Antara/Zabur Karuru