Kamis, 29 Oktober 2020 Portal Berita Entrepreneur

Dihantam Pandemi, Kekayaan Miliarder Filipina Turun Drastis Bikin Gigit Jari!

Foto Berita Dihantam Pandemi, Kekayaan Miliarder Filipina Turun Drastis Bikin Gigit Jari!
WE Entrepreneur, Jakarta -

Miliarder makanan cepat saji Tony Tan Caktiong telah menderita akibat pandemi terhadap kekayaannya tahun ini. Padahal, hampir 90% dari restoran Jollibee miliknya telah dibuka kembali pada akhir Juni. Namun, sebagian besar hanya terbatas pada pengiriman dan pengantaran.

Kurangnya layanan makan malam telah memangkas penjualan hampir setengahnya dan membuat saham Jollibee turun lebih dari 40%. Hal itu juga turut menurunkan kekayaan bersih Tan Caktiong menjadi USD1,9 miliar (Rp27,9 triliun) dari USD3,9 miliar (Rp57,4 triliun) pada Maret 2019 lalu.

Baca Juga: Pandemi, Kekayaan 4 Miliarder Ini Justru Makin Moncer dalam Enam Bulan Terakhir!

Dilansir dari Forbes di Jakarta, Jumat (18/9/2020) padahal pada tahun 2018, Tan Caktiong mengatakan dia ingin Jollibee menjadi perusahaan makanan terbesar di dunia. Meskipun perusahaan mengoperasikan lebih dari 3.300 gerai di Filipina dan lebih dari 2.500 gerai di luar negeri, termasuk Smashburger dan Coffee Bean & Tea Leaf yang berbasis di AS, perusahaan tetap harus menutup hampir 70 gerai di luar negeri.

Pasar rumahnya juga menderita. Penguncian secara signifikan memengaruhi bisnis Filipina di mana sebagian besar pendapatan masih berasal dari penjualan makan di tempat, ujar analis DBP-Daiwa Capital Markets, Renzo Candano di Manila.

Diperkirakan, kerugian bersih Jollibee mencapai USD159 juta (Rp2,3 triliun) tahun ini. Untuk mengimbangi beragam masalahnya, Jollibee berharap untuk memperluas penggunaan cloud kitchen-nya setelah membuka yang pertama di UEA pada bulan Maret.

Tag: Tony Tan Caktiong, miliarder, Filipina

Penulis/Editor: Fajria Anindya Utami

Foto: JULIAN ABRAM WAINWRIGHT/ONASIA.COM FOR FORBES