Kamis, 01 Oktober 2020 Portal Berita Entrepreneur

Miliarder AS Sumbang Rp2,5 T untuk Perangi Trump Lewat Jurnalis

Foto Berita Miliarder AS Sumbang Rp2,5 T untuk Perangi Trump Lewat Jurnalis
WE Entrepreneur, Jakarta -

Miliarder Craig Newmark yang mendirikan situs Craiglist dikabarkan telah menggelontorkan USD170 juta (Rp2,5 triliun) untuk jurnalisme. Baginya, bidang jurnalis rawan akan tindak kejahatan. Karena itulah dana sebesar tersebut dikeluarkan untuk memerangi pelecehan terhadap jurnalis hingga keamanan siber.

Dilansir dari Forbes di Jakarta, Selasa (11/8/2020) Craig Newamark menjadi sosok yang menjunjung kebebasan pers sebagai bagian dari paham demokrasi yang dianut oleh Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Profil Dan Friedkin, Miliarder Amerika Pemilik Baru AS Roma

Karena itulah, ia mengapresiasi koresponden Fox News Chris Wallace yang berani membantah Presiden Donald Trump terkait klaim tingkat kematian akibat Covid-19 di Negeri Paman Sam sebagai salah satu terendah di dunia.

Newmark mulai berpikiran akan peran vital pers ketika dirinya duduk di bangku sekolah menengah atas pada 1970. Dalam hal ini, ia berterimakasih kepada guru sejarahnya.

"Guruku mengajarkan bahwa pers yang dapat dipercaya merupakan sistem kekebalan pada demokrasi," ujar Newmark.

Paham tersebut terus dipegangnya, dan berpuncak pada 2016 ketika Donald Trump memenangkan pemilu Amerika Serikat. Pada saat itu, ia menilai sistem kekebalan demokrasi Negeri Paman Sam butuh bantuan.

Sejak itulah, ia melakukan pengabdian terbesar pada dunia jurnalisme. Pada Juni 2018, Newmark menyumbangkan USD20 juta (Rp295 miliar) kepada CUNY Graduate School of Journalism, yang kemudian mengubah namanya menjadi Craig Newmark Graduate School of Journalism.

Pada Februari 2019, ia kembali memberikan donasi sebesar USD10 juta (Rp147 miliar) kepada Columbia Journalism School. Pemberian itu dilakukan untuk merilis pusat studi baru etika dan keamanan jurnalisme.

Namun donasinya sempat menjadi sorotan pada September 2018, ketika Newmark menghibahkan dana USD20 juta (Rp294 miliar) untuk mendanai pembentukan organisasi berita nirlaba The Markup. Media tersebut didirikan untuk menjadi corong investigasi tentang bagaimana Big Tech mempengaruhi kehidupan sehari-hari di Amerika.

Sejumlah jurnalis bahkan percaya bahwa Newmark telah merampas pendapatan ratusan juta dolar dari surat kabar. Merujuk pada data milik News Media Alliance, pendapatan media cetak sekitar 35,6 persennya berasal dari iklan baris di halamannya.

Tag: miliarder, Craig Newmark

Penulis/Editor: Fajria Anindya Utami

Foto: Reuters/Osman Orsal/Via Huffington Post