Kamis, 04 Juni 2020 Portal Berita Entrepreneur

Profil dan Perjalanan Hidup Bob Hasan, Pengusaha Kayu yang Dijuluki 'Si Raja Hutan'

Foto Berita Profil dan Perjalanan Hidup Bob Hasan, Pengusaha Kayu yang Dijuluki 'Si Raja Hutan'
WE Entrepreneur, Jakarta -

Pengusaha besar Indonesia yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), Bob Hasan, dikabarkan meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto. 

Pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah itu, meninggal di usia 89 tahun di Jakarta, Selasa (31/3).

Baca Juga: Innalillahi... Bob Hasan Meninggal Dunia

Nama Bob Hasan kembali mencuat ke pemberitaan sebab mengiringi kesuksesan Lalu Zohri yang berhasil meraih juara dunia U-20 dalam lari 100 meter di Finlandia.

Bob Hasan menjadi sosok di balik kesuksesan Zohri yang berasal dari keluarga sederhana. Selain berkiprah di olahraga atletik, sebelumnya Bob Hasan dikenal sebagai pengusaha yang sangat dekat dengan Presiden kedua Indonesia, yakni Presjden Soeharto.

Bob Hasan menjadi pebisnis besar di industri kayu. Melalui usaha Kalimanis Group, Bob pernah menguasai hak pengusahaan hutan (HPH) seluas 2 juta hektare. Hal ini membuat Bob dijuluki sebagai 'Raja Hutan'. 

Ia bahkan ditunjuk sebagai Ketua Asosiasi Panel Kayu Indonesia (APKINDO) yang diber kebebasan oleh Soeharto untuk melakukan ekspor, penerbangan, pemasaran dan penetapan harga. Dari situlah Bob Hasan menjadi pebisnis besar di Indonesia. Sayang, krisis 1998 membuat APKINDO harus bubar.

Bob juga banyak menjadi mitra dari investor asing yang berbisnis di sektor kehutanan. Di luar industri kehutanan, Bob pernah merambah berbagai bisnis. Mulai dari industri penerbangan, asuransi, hingga otomotif.

Kiprah bisnisnya yang luas, membuatnya pernah dipercaya Soeharto sebagai Menteri Perindustrian pada Maret 1998. Sayang kekuasaan Soeharto jatuh pada Mei 1998, diikuti bubarnya kabinet terkahir bentukan Soeharto.

Selain bisnis kayu, Bob Hasan juga tertarik pada bisnis media. Ia pun mendirikan majalah Gatra pada tahun 1994. Karena kedekatan dengan Presiden Soeharto, majalah tersebut konon lebih pro pemerintah dengan desain sampul meniru majalah TIME. 

Seiring pudarnya pengaruh Orde Baru, Bob Hasan sempat menjalani proses hukum dalam kasus kehutanan. Dia menjalani hukuman sejak 2001 di LP Cipinang dan kemudian dipindahkan ke LP Nusa Kambangan, hingga menghirup udara bebas pada tahun 2004.

Terlepas dari pasang surut perjalanan hidupnya, anak angkat Jenderal Gatot Subroto ini dikenal sebagai sosok yang dermawan. Ia tak sungkan mengulurkan tangan memberikan bantuan, bahkan ia membantu Soeharto dalam membentuk Yayasan Damandiri (Dana Sejahtera Mandiri).

Selain itu, ia juga menciptakan program pembangunan untuk daerah Mataram, Nusa Tenggara Barat tahun 2016. Lalu pelatihan komputer kewirausahaan bagi penyandang tunanetra oleh Persatuan Tunanetra Indonesia. Termasuk juga pengembangan olah raga atletik di Indonesia.

Semoga seluruh kebaikan dan amal ibadah beliau diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Aamiin. 

Tag: Bob Hasan, Pengusaha

Penulis/Editor: Fajria Anindya Utami

Foto: IG @m.bobhasan