Kamis, 02 April 2020 Portal Berita Entrepreneur

'Sedikit' Bernafas Lega, Penjualan Online Nike Ternyata. . .

Foto Berita 'Sedikit' Bernafas Lega, Penjualan Online Nike Ternyata. . .
WE Entrepreneur, Jakarta -

Perusahaan Nike tak kehabisan akal untuk tetap berjualan. Setelah toko-tokonya tutup lantaran pandemi virus corona. Kini, Nike telah melihat penjualan online meningkat lebih dari 30% di China ketika perusahaan itu menutup tokonya.

Perusahaan ini diketahui telah menutup sebagian besar tokonya secara global, tetapi sudah 80% dibuka kembali di China.

"Kami memperkirakan beberapa minggu ke depan akan menjadi masa yang penuh tantangan," kata CEO Nike John Donahoe.

Baca Juga: Tutup Ratusan Outlet, Bos Burger King: Kami Gak Akan Bayar Sewa!

Dia berharap Nike dapat menggunakan pelajaran yang ia petik dari Cina untuk menavigasi penutupan pasarnya di Eropa.

"Konsumen kembali ke toko-toko," kata Pak Donahoe tentang gerai Nike di China. "Mereka sering memakai masker, tetapi mereka kembali di toko".

Nike sebelumnya melaporkan penurunan 5% dalam penjualan mereka di China menjadi USD 1,5 miliar pada kuartal keuangan terakhirnya, yang berlangsung hingga akhir Februari. Itu adalah penurunan pertamanya di China dalam hampir enam tahun.

Tetapi berkat penjualan online yang kuat, Nike berhasil naik 36% selama kuartal tersebut. Ia berharap tren ini akan membantu meredam penurunan penjualan dari penutupan toko.

Nike juga melihat peningkatan yang cukup luar biasa dalam aplikasi pelatihan pribadinya di China, yang dirancang untuk latihan di rumah. Aktivitas pengguna pun naik 80% karena Cina menghadapi lockdown nasional dengan penduduk tinggal di rumah.

Perusahaan pakaian olahraga itu mengatakan akan terus maju dengan beberapa peluncuran produk baru yang semula dimaksudkan untuk Olimpiade.

Tag: Nike Inc, Virus Corona, COVID-19

Penulis/Editor: Fajria Anindya Utami

Foto: Instagram