Kamis, 04 Maret 2021 Portal Berita Entrepreneur

Tapisi Sambut Peluang Bisnis di Tengah Pandemi Corona

Foto Berita Tapisi Sambut Peluang Bisnis di Tengah Pandemi Corona
WE Entrepreneur, Jakarta -

Waralaba kuliner lokal, Tapisi, yang gawangi Akbar Temuyyin Sani kini makin fokus melebarkan sayap bisnisnya, jumlah mitra terus bertambah hingga kini telah berada di tujuh propinsi di Indonesia. 

"Alhamdulillah, Kami kini sudah tambah di tujuh propinsi yaitu Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sumatera Utara, Sumatera Selatan dan Jambi. Di Bali kita buka langsung tujuh gerobak pada Januari kemarin," ujar  Akbar usai menerima Market Leader Awards 2020 baru-baru ini. 

Apa yang dilakukan Tapisi menurut Akbar karena ia ingin mendesain bisnisnya seperti formula one, yakni selalu berakselerasi cepat di tengah sejumlah ancaman global yang mendera negara-negara besar termasuk Indonesia. Menurutnya ada tiga tantangan utama global saat ini termasuk wabah virus corona yang makin massif. 

"Khusus corona yang terjadi di saat bagi banyak orang menjadi ancaman serius, Kami justeru melihat sebaliknya yaitu peluang. Dalam sejumlah artikel dan penelitian disebutkan bahwa pisang bisa menjadi salah satu makanan yang dapat menangkal perkembangan virus corona," rinci Akbar yang merujuk pada hasil penelitian ilmuwan dari Queensland University Australia. 

Lanjutnya,  Tapisi yang bergerak di bidang bisnis kuliner lokal yakni tahu, pisang dan singkong tidak hanya menjajakan makanan khas Indonesia yang sudah terkenal, tapi juga ternyata bisa menjadi media penyembuhan corona. Pasalnya pisang dalam penelitian tersebut dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menjadi sumber utama vitamin B-6 sehingga mampu mencegah corona. 

"Nah itulah yang saya sebut sebagai peluang, dimana bisa menjadi opsi menarik bagi masyarakat yang ingin memulai berwirausaha dengan mudah, sehat dan terjangkau namun bisa mendatangkan profit menggiurkan," sebutnya seraya tersenyum. 

 

Tag: Tapisi, Virus Corona, Wirausaha, waralaba

Penulis: ***

Editor: Sufri Yuliardi

Foto: WE